Rabu, 11 Juni 2014

iya, itu kamu :')

kamu yang selalu menanyakan kabar
kamu yang selalu peduli terhadap kawan
kamu yang selalu mengerti..
mengerti jika amanah kita dulu berbeda, jadi kita terkadang tak bisa selalu bersama..
kamu yang mencoba tabah dan sabar dengan keadaan yang kamu hadapi
kamu yang berusaha tegar, berjuang melawan itu semua
kamu yang ada, memberi keceriaan ditengah kegelisahan
kamu yang ada, saat diri ini dirundung masalah
kamu yang ada, saat hati ini merintih kesakitan
kamu yang tak pernah bosan bersama
kamu yang rela berjuang, jauh dari keluarga di seberang.


aaah... kembali diri ini sangat merasa bersalah.
aku yang cukup tidak peduli dengan keadaannya.
bahkan disaat dia masih berusaha memberi kabarnya yang lagi terkena musibah :'(

maafkan diri ini kawan,
yang masih belum banyak belajar darimu, akan artinya sebuah kepedulian
maafkan diri ini kawan,
yang masih belum banyak belajar darimu, akan artinya sebuah ketegaran :"

cepet sembuh yaaa..
mungkin kamu ga tau kalau aku nulis ini buat kamu :')
*karena kamu lagi tidur :p



Senin, 19 Mei 2014

Sabarlah duhai hati..



Harusnya diri ini tetaplah selalu bersyukur walau apapun yang terjadi.

Di saat satu sisi kita mendapatkan suatu masalah, namun lihatlah di sisi yang lain kita dapat mengambil hikmahnya untuk menuju perbaikin kita ke arah yang lebih baik.

Teruslah bermuhasabah diri

Ketika kamu dicemooh atau diremehkan oleh orang, janganlah hanya terpaku pada seseorang yang membuat dirimu itu terjatuh dan tak berdaya. Lihatlah, masih ada orang yang masih peduli dan pengertian kepadamu. Masih ada orang yang mau memaafkan dan mengingatkan ketika kamu salah.

Pentingkan penilaian Allah dan orang-orang shaleh. Insya Allah kita tidak akan rugi dan kecewa.

Tidak ada salahnya, jika seseorang bersikap buruk terhadap kita, minta maaflah terhadap sesuatu yang membuat dia menjadi bersikap buruk. Meskipun kita tidak berniat untuk melakukannya atau kita melakukan tanpa kesadaran.

Tidak menjadi tanggungan kita jika sudah meminta maaf lalu seseorang tidak memaafkan bahkan mengungkit-ungkit kesalahan kita. Allah Maha Tahu isi hati kita.

Meminta maaf adalah cara anggun untuk menyelesaikan masalah. Tidak akan membuat harga diri kita jatuh bahkan meminta maaf akan meningkatkan harga diri kita di hadapan Allah. Subhanallah..

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa
(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah meyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."
(QS. Ali Imran : 133 – 134)



Semoga bisa menjadi lapang dan bisa menjadi orang-orang yang bertakwa karena bisa memaafkan.
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin..

Jumat, 16 Mei 2014

My Ukhti (Pesan untuk Muslimah)

Assalaamu'alaykum Warahmatullohi Wabarokatuh...

Bismillaahirrahmaanirrahiim..



Ukhti fillah.. Jika boleh aku meminta. Wajahmu kian menawan hati ku.
Sampai.. membuatku gusar tak menentu.
Khawatir, jika ada yang mengganggumu.

Ukhti.. engkau bak mutiara di lautan. Biarlah ia berada dalam cangkangnya yang cantik.
Namun tak diketahui siapapun. Karena engkau terlindungi olehnya.

Ukhti.. biarlah wajah cantikmu tertutupi oleh akhlakmu yang menawan.
Tak perlu engkau tampilkan wajah itu kepada siapapun.
Karena akan mengundang mata memandang.

Ukhtiku.. Biarlah mutiara itu berkembang menjadi mutiara yang indah.
Tak perlu kau tampakan pada siapapun kecuali suami mu.

Ukhtiku.. yang disayangi Allah.
Jika boleh aku meminta, jagalah wajah-wajah mu.
Jangan engkau biarkan ia tampil menggoda di dunia maya.
Baik Facebook, di Twitter, apalagi dunia nyata sekalipun.
Maka, jika boleh aku meminta, aku cuma ingin agar engkau TERJAGA.
TERJAGA dari pandangan, pandangan yang hanya terlena dengan WAJAH mu.


Karena engkau adalah mutiara.




Jumat, 07 Februari 2014

Kisah pengorbanan

Malam ini tiba-tiba teringat sama keluarga di Balikpapan, terutama mama sama bapak. Entah teringat semua jerih payah mereka menghidupi semua anak-anaknya, hingga air mata ini terjatuh. Sungguh besar pengorbanan mereka. Memang, tidak ada satu pun orang tua yang tidak sayang sama anaknya.

Mama, yang pernah cerita kalau sekolah dasarpun tidak lulus. Teringat ketika ia bercerita masa kecilnya yang sudah bekerja sama kakak kandung (Pakde ku) di Jawa. Mama yang ga mau menuntaskan sekolah dasarnya karena suatu hal (lupa alasannya apa). Begitu besar pengorbanannya melahirkan keempat anaknya, hingga ada yang telah bekeluarga, ada juga yang berkuliah di luar kota.
Teringat ketika aku masih TK, menjemput dengan berjalan kaki dan menggendong badanku hingga sampai rumah. Tak terpikir begitu berat badan ini untuk bisa digendong oleh tubuhnya. Memang mungkin tenaganya dulu masih kuat. Namun sekarang aku sadar. Semakin berkurang umur mama. Rambut yang dulu seluruhnya hitampun, kini sekarang mulai bermunculan rambut berwarna putih. Miris hati ini. Padahal belum terlalu tua umur mama. Masih berumur 45 tahun di bulan Mei nanti. Tapi, memang uban sudah banyak muncul di rambutnya. Apa mama sangat pusing mengurusi anak-anaknya ini sampai uban itu tumbuh satu per satu? Ah entahlah, walau gitu aku yakin pengorbananmu sungguh ikhlas diberikan untuk anak-anakmu ini.
Teringat pula ketika aku masih SMA. Memang kalau dibilang harusnya aku sudah bisa dibilang dewasa. Tapi nyatanya aku memang sangat manja. Mama masih rela bangun pagi, menggosok baju sekolahku, menyiapkan air panas untuk aku mandi. Sementara aku masih terlelap dalam mimpi. Aaaah aku ini memang terlalu manja. Tidak ada satu patah katapun yang terucap dari mama untuk kata “LELAH” mengurusi anak manja ini. Bahkan yang diurusi ga Cuma aku, masih ada zaki (ade satu-satunya) yang dulu masih kecil.
Teringat ketika aku terbangun untuk shalat shubuh, mama sudah bangun jauh lebih pagi. Terlihat mama sedang mencuci baju di gelapnya malam dibelakang rumah ketika yang lain masih tertidur lelap. Sungguh miris sama diri ini yang belum sadar untuk membantu meringankan tugas rumah. Aku memang manja, yang membantu masak di dapur pun ga bisa.
Sekarang saat jauh dari keluarga, sungguh teringat semua pengorbananmu. Saat libur ke Balikpapan, sedih ketika malam tiba mama terlihat begitu lelah, walau kata “LELAH” ga pernah terucap. Seharian menjaga mbaku yang sekolah di “Sekolah Luar Biasa”.
Maafkan diri ini ketika masih belum bisa membahagiakan. Yang masih hanya menyusahkan.

===ooo===

Bapak, yang pernah cerita kalau hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Teringat ketika ia bercerita masa kecilnya di Jawa, ketika keluarganya ga sanggup membiayai sekolah. Tersenyum ketika ia bercerita bagaimana serunya “mengangon” bebek di sawah. Memang kalau zaman sekarang, kisahnya bagaikan dongeng zaman dulu, tapi itu pernah dialaminya.
Teringat ketika dulu ia harus bekerja sebagai supir angkot di Balikpapan. Rumah pun masih di rumah kontrakan yang terkadang kalau hujan datang, hati jadi khawatir karena takut banjir datang. Dan kalau banjir datang, airpun bisa masuk ke dalam rumah. Kalau banjir datang di malam hari, semua orang rumah ga ada yang bisa tidur dengan nyenyak, semua terbangun. Aaaahh masih teringat masa-masa itu ketika aku TK.
Teringat pula beberapa minggu lalu, ketika libur menunggu nilai hasil ujian keluar. Aku ga mau kehilangan kesempatan untuk bisa kumpul bersama mereka di Balikpapan. Rasa manjapun masih muncul ketika ingin bisa diantar ke Samarinda. Padahal tak terpikir di hati ini, begitu lelahnya bapak menyupir mobil beratus-ratus kilometer hanya untuk mengantarku sampai di kos. Setelah itu, ia harus balik lagi menempuh jalan jauh yang sama :’( Sedih pula ketika hati masih egois hanya ingin sekedar diajak jalan refreshing, membeli baju untuk suatu agenda kampus, tersadar kalau jualan mobilpun sudah lama ga ada yang laku. (Bapak kerja sebagai wiraswasta penjual mobil. Jangan berpikir kalau berjualan mobil bisa disebut kaya). Ternyata, begitu besar pengorbanan bapak, mengatur bagaimana cara agar anak masih bisa bersekolah, kuliah, makan, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Egois hati ini ketika masih saja menghabiskan uang hanya untuk hal yang tidak terlalu penting. Bekerja untuk menghasilkan uang, membantu meringankan beban bapakpun masih belum bisa. Hanya mengandalkan beasiswa, sangat bersyukur masih bisa mendapatkannya.

===ooo===

Aaahhh ternyata aku memang masih manja, egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Untuk mama sama bapak, makasih sudah rela mengeluarkan keringat, tak pernah lelah mengurusi semua anak-anaknya :’)


Insya Allah doakan, aku bisa lulus tepat waktu, mendapatkan kerja atau membuka lapangan kerja dan bisa membalas semua jasa-jasamu. Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin..



                                                                                                                                                 
        

Kamis, 23 Januari 2014

Es Wade, sebuah jajanan semasa kecil

Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa itu es wade? kok baru denger? bentuknya kaya apa? makanan apa itu? hehehe daripada banyak yang bingung makanan jenis apa itu, di postingan ini bakal aku share tentang "es wade" ini.

Dikutip dari NCC Jajajan Tradisional Indonesia Week, Es wade adalah jajajan nostalgia suami saya yang menghabiskan masa kecilnya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (Loh kok jadi ada tulisan suaminya :o) Dari website tersebut tertulis kalau es wade ini adalah makanan yang terbuat dari tepung hunkwee. Untuk lebih jelasnya gimana bentuk tepung hunkwee dan cara membuatnya, kunjungin website ini aja ya... dapurbalikpapan.com

Memang benar, kayanya es wade ini jadi salah satu makanan tradisional Balikpapan yang dulu kalau ku bilang sangat terkenal bahkan digemari anak-anak kecil (termasuk aku waktu jaman sd dulu) hingga orang dewasa. Es wade ini sangat terkenal pada  tahun 90an tapi sekarang sudah mulai jarang ditemuin karena memang tidak ada yang melestarikan. Mungkin juga es wade ini tergerus jaman dan kalah pamornya sama es-es bermerek (yang sering muncul di iklan tivi) yang sekarang lebih terlihat modern.

Coba kalian cari aja di google, terus tulis keyword "Es wade". Di jamin, pasti di setiap website yang muncul, rata-rata ada tulisan kota Balikpapannya :D yaaaa karena memang es wade ini bisa dibilang di kenal dari kota Balikpapan. Di setiap website pun disebutkan, kalo es wade ini jadi jajanan masa kecil yang sudah jarang banget ditemuin.

Es wade ini ngingatkan aku pas masih tinggal di daerah gunung sari, di belakang toko utama itu. Dulu, cuma 1 orang tetanggaku yang jualan es wade ini. Tetanggaku juga jualan cuma di rumahnya, bukan buka toko tapi memang bener-bener di rumahnya. Dan inget banget pas masa itu, keluargaku belum punya kulkas :') jadi es wade itu jadi salah satu jajanan favoritku waktu sd. *nostalgia* 

Kenapa tiba-tiba aku posting tentang es wade? karena baru beberapa hari lalu, pas malam-malam lagi di kamar kos sendirian (iya lah sendirian emang sama siapa? :D), twitter @anakmudabpp tiba-tiba ngetwit tentang es wade ini. langsung teingat pas masa kecilku itu, dan jadi ngidam pengeeen banget. Akhirnya bikin es wade ini pun kesampaian juga. Hahaha mumpung lagi di Balikpapan sambil nunggu nilai uas keluar, daaan akhirnya es wade buatan aku mamaku akhirnya jadi juga :D



  


















Gambar di atas penampakan dari es wade yang berhasil di buat mamaku. Lumayan berbeda dari bentuk aslinya :D 

Rabu, 22 Januari 2014

Backpackers! Yuhuuuu..

Bismillahirrahmanirrahim...



Dari dulu, impianku emang pengen banget bisa travelling ke daerah-daerah di Indonesia yang aku suka. Contohnya aja Pulau Belitong yang jadi tempat pengambilan film Laskar Pelangi. Subhanallah... Liat dari filmnya itu, pantainya kereeeen banget. Ada batu-batu besarnya gitu. Terus ke Bandung, Jogja, Malang, dan Bali. Itu sih yang ku targetin. Tapi kalau selain yang kusebut, ga apa-apa juga kok. Hehe 

Kota-kota itu sudah masuk ke dalam Bucket list yang kemaren-kemaren barusan ku buat (untuk bucket list ini, nanti ku posting tersendiri ya). Kalau yang ga tau bucket list, dia itu semacam list-list yang isinya semua impian atau targetan yang pengen banget kamu wujudin di hari kemudian. Awalnya, aku terinspirasi buat beginian karena video dari Danang Ambar Prabowo (link video). Singkat cerita, ka danang ini adalah orang yang sukses meraih mimpi-mimpinya. Dia percaya akan sebuah mimpi. Awalnya, dia cuma menulis 100 target atau semacam 100 mimpi dan ditulis di atas kertas. Terus ditempel di dinding kamarnya. Ga sedikit yang menertawakan tingkahnya dalam menulis impian-impian itu. Tapi ia tetap percaya bahwa mimpinya suatu saat satu per satu akan terwujud. Dan benar aja, mimpi-mimpi itu pun satu per satu jadi kenyataan. Subhanallah (pas nonton videonya sampe merinding).

Nah dari kisah ini, aku mulai nulis bucket list. Walau belum nyampe 100 sih. Baru 79an. Salah satu yang pengen ku capai, ya jadi traveler itu. Bisa ke daerah-daerah di Indonesia yang pengen ku tuju, bahkan pengen juga ke luar negeri. Aamiiin yaa Rabbal 'alamiin O:)

Ngomong-ngomong tentang traveler, ada juga sebutan yang mirip-mirip sama traveler nih. Namanya backpacker. Backpacker itu bisa disebut sebagai orang yang melakukan perjalanan dengan menggunakan tas punggung. Maksudnya tanpa membawa barang-barang berat, kaya bawa koper gitu. Cukup cuma bawa tas punggung. Nah beberapa hari yang lalu, temanku Nindy pergi ke Jawa nih sendirian. Niatnya dia sih pengen banget mendaki gunung di Jawa (lupa gunung apa). Bisa di bilang sih dia itu backpacker. Kereeeen banget Nindy ini. Pergi ke tempat yang belum dia datangin, tanpa teman, tanpa keluarga yang bisa dikunjungin di sana. Bener-bener sendirian dan mencoba berbagai hal-hal baru (bisa dikatakan asing). Dia sih pernah cerita ke aku, salah satu impiannya itu mendaki gunung-gunung di Indonesia. Dan salah satunya ya puncak gunung Mahameru yang ada di Malang. Puncak dari gunung Semeru. Mudahan impiannya tercapai yaaa dan kalau sudah pulang dari traveling, jangan lupa oleh-olehnya :D

Sekarang, aku pengen share blog-blog dan website-website dari para travelers bahkan backpackers nih. Kereeen deh, mudahan bisa kaya mereka yang bisa ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan bisa ke luar negeri!!!







(LifeIsAnAbsurdJourney)














Dari semuanya, aku paling suka sama website Whatever I’m Backpacker. Soalnya, yang punya blog (aku ga tau namanya) buat postingan dengan gaya bahasa sehari-hari banget. Ga terlalu baku dan enak dibaca. Lucu gitu. Keliatan anak gaul sih, soalnya pake gaya bahasa lo gue :p :D Terus dari postingan-postingan yang ku lihat, rata-rata postingannya itu menarik. Bahkan mungkin semuanya. Dia Ga Cuma posting pengalaman dia selama jadi backpacker aja, ada juga tips-tips contohnya tips gimana kita bisa dapet tiket murah. Wajib di baca nih! 

Senin, 20 Januari 2014

UAS Semester 3

Bismillahirrahmanirrahim…

Apa kabar teman2 blog :)

Hari ini aku masih di Balikpapan, liburan (sementara) sambil nunggu nilai hasil ujian semester 3 pada keluaran. Selalu dirundung gundah gulana dalam penantian nilai-nilai ini. (bahasanya tolong -.-) Maksudnya selalu deg-degan aja nunggu nilai pada keluaran. Mana tadi pagi barusan disms sama temanku Ayu, nilai ASP sama Perpajakan sudah keluar. Smsnya dia pun bikin jantung langsung berpacu :’( Pake emote sedih gini. Huaaa sebelum nanya nilainya, ya udah mumpung masih pagi, langsung aja ambil wudhu, sholat dhuha dulu buat nenangin nih jantung. Abis itu nyicil tilawah. Habis jantung sudah agak normal (ga deg-degan lagi), langsung deh nanya nilaiku berapa. Daaann Alhamdulillah nilai masih bisa dikatakan lulus. Walau harapan sudah sirna sih. Harapan buat mempertahankan nilai A dan B. Iya, ASP aku dapat B dan Perpajakan dapat C. Bersyukur Alhamdulillah yaa Allah.

Walau sedikit kecewa sama diri sendiri, tapi aku masih inget nasehat dari temanku pas SMA dulu. Namanya Lulu. Pas nilai ujian di SMA dulu sudah keluar, aku shock banget liat nilaiku. Aku selalu banding-bandingkan sama temanku yang lain yang nilainya jauuuuh lebih bagus. Dan curhatlah aku ke dia. Lulu di SMA terkenal sebagai murid yang paling pinter. Gimana ga pinter? Selalu ranking 1 pas aku sekelas sama dia. Dulu juga sempet sekelas sama dia pas SMP. Asli bisa dibilang cerdas lah. Selain pinter, dia juga dikenal sama hampir seluruh guru di SMA. Dia juga ketua kelas kami pas kelas 3. Hebat kan? Ketua kelas perempuan :) Terkenal juga sebagai perempuan kuat. Hahaha mungkin ini karena tulangnya yang keras. Iya, walau dia kurus (maaf ya lu) tapi dia tinggi banget dan tulangnya keras (maksudnya kuat). Kalau kita disenggol dikit, atau mungkin di pukul dikit aja kita sudah ngerasain sakit. Wkwkwk.. Bisa dibilang juga dia tomboy. Gimana ga tomboy, disuruh pake rok (selain rok sekolah) aja dia ga mau. Apalagi pake highheels. Padahal ibunya sudah beliin dia serba feminim tuh. Dibeliin rok, highheels, sama motor warna pink. Hahaha tapi setelah aku liat dia kuliah, sekarang dia terlihat lebih feminim :) iya lu serius, kamu terlihat lebih feminim. Hahahaha soalnya sekarang kamu lebih update upload foto di FB :D (peace)

(saat masih SMA kelas 3 -lulu yang dilingkarin merah-)

(ini foto Lulu sekarang -masa kuliah- maaf lu aku ambil dari FBmu :p)

Oh ya, dulu aku pernah nanya kiat belajarnya dia, kok bisa pinter gitu sih. Dia jawab dengan santai aja lewat sms. Intinya gini.

“Aku kalau belajar jangan terlalu dipaksa. Dibawa enjoy aja biar yang kita pelajarin juga gampang masuk. Kalau mau belajar, aku puas-puasin dulu ngelakuin hal buat aku enjoy, kaya baca komik sampe puas. Kalau sudah puas, jangan kebablasan, langsung tuh baca buku pelajaran. Aku biasa belajar pas malam, kalau siang habis sekolah tidur dulu buat ngumpulin energi buat belajar malam. Aku ga biasa belajar siang pril. Kalau belajar malam itu suasana mendukung, ga ada suara apa-apa, tenang. Kalau penunjang belajar, aku suka makan ikan sama susu.”

Yah itu sebagian isi smsnya dia yang masih ku inget dulu. Walau yang dia bilang ga persis kaya yang kutulis di atas, tapi intinya sama kok. Oh ya, sama sms motivasinya dia pas aku lagi dapet nilai jelek, intinya juga kaya gini.

“Kalau nilai kita jelek, bersyukur aja pril. Mungkin itu yang terbaik buat kita, biar tambah rajin belajarnya. Mungkin kita emang ga belajar maksimal pas mau ujian itu. Nilai jelek itu bukan salah siapa-siapa. Itu salah kita sendiri. Kalau nilai kita jelek kan, itu bisa jadi motivasi kita buat tambah rajin belajar. Kalau masalah teman-teman yang lain yang dapat nilai bagus, yaa itu urusan mereka. Yang penting kan kita sudah usaha”.

Huuuaaaa jadi kangen sama lulu. Lulu yang super duper pinter, yang setiap hari baca komik tapi masih bisa pinter :’) Sekarang dia kuliah di UNHAS jurusan hukum. Entah dulu teman SMA pada kaget semua pas dia bilang mau ambil hukum lewat jalur undangan, padahal jurusan kita IPA. Sama juga kaya aku, yang ambil jurusan akuntansi, padahal jurusan pas SMA dulu itu IPA. Tapi Lulu yang yakinin aku. Dia yang pinter kaya gitu aja, ga masalah untuk ambil jurusan yang beda kaya SMA, apalagi aku :) Lulu ambil hukum, karena dia pernah bilang, dia pengen belajar tentang undang-undang gitu. Kereen deh lu (y)


(Zw's Award yang di bawakan oleh Arip dan Nisa)

(Para twistballer -sebutan anak XII IPA 2)

(foto lulu pas dapet award "murid terpintar" di kelas)


Sebenernya di postingan ini, aku ga Cuma pengen cerita tentang hasil ujian. Banyyaaak banget yang pengen ku ceritain. Hahaha mungkin ini karena tadi pagi, tiba-tiba ide buat postingan di blog ini pada bermunculan semua. Ya sudah, cerita selanjutnya aku buat di postingan selanjutnya yaaaa :)