"Dunia ini bukanlah tempat tinggal. Dunia ini hanyalah layaknya jalan untuk menuju kampung halaman (Akhirat)"
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
"Aku tidak memusingkan jumlah follower di media sosial apapun, menulis adalah lahan belajar. Jika terbaca sedih, galau, patah hati atau apapun sebaliknya bukan berarti seperti itu yang kurasakan sekarang. Aku sedang membiasakan menulis agar kelak nanti, ketika kubaca tulisan-tulisan, aku akan tersenyum dan menyadari bahwa pernah ada jejak yang kutinggal di hari lalu"
-Postingan akun tausiyahku_ di instagram
Hari ini, bukanlah umur yang semakin bertambah yang membuat hati ini merasa senang. Karena sesungguhnya bukan umur yang semakin bertambah, tapi jatah hidup di dunia ini yang semakin berkurang. Astaghfirullah..
Apa yang sudah ku persiapkan selama ini untuk kehidupan setelah ini, kelak di akhirat nanti?
Harusnya diri ini malu membawa gelar umur 21, yang diusia itu harusnya sudah bisa lebih dewasa dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kalau kata umil, angka 0nya sudah pecah jadi 1 :')
Tak perlu sesuatu yang mewah, cukup doa yang membuat segalanya menjadi wah :)
Doa dari kalian semua yang membuat hari ini spesial. Doa yang tulus dipanjatkan untuk seorang Apriliana Putri yang ternyata masiiiiih banyak kekurangannya. Tak berhenti mengucapkan aamiin berulang kali ketika membaca bait-bait doa yang kalian tuliskan lewat berbagai macam media ataupun disampaikan secara langsung. Semoga doa yang kalian tuliskan maupun ucapkan, akan kembali untuk kalian juga :) aamiin yaa Rabbal 'alaamiin..
Terima kasih yang masih terus bersamaku,
berjuang walau tau diri ini sering berbuat salah.
Terima kasih untuk yang terus memberi semangat,
ketika terkadang hati mulai merasa penat *maaf :')
Terima kasih untuk yang sudah pernah memberi nasihat,
ketika diri mulai salah dalam berbuat.
Alhamdulillah yaa Allah..
Engkau masih memberi kesempatan hari demi hari hingga berada diusia ini.
Sebuah kesempatan agar aku bisa untuk terus memperbaiki diri.
Sebuah kutipan, kembali dari akun tausiyahku_ di instagram
Aku pernah mengira,
usiaku akan lebih 60an tahun ke atas..
Tapi.. perkiraanku itu salah.
Allah
berfirman "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal dibumi?" (QS.
Al-Mu'minun: 112)
Dan aku menjawab "kami tinggal dibumi sehari/setahun dan
beberapa tahun"
Allah pun berfirman lagi "Kamu tinggal dibumi hanya
sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui" (QS. Al-Mu'minun: 114)
Aku si pendosa, hari-hariku slalu saja ada dosa.
Aku si pendosa, hari-hariku slalu saja ada dosa.
Jika hidupku bagai butiran
pasir yg digenggam ditangan..
mungkin seperti itulah hidupku yang berjalan.
Hingga pasir itu habis dan Amalanku masih menipis.
Jika air tahu kalau badan ini penuh dengan dosa, pasti ia takkan rela ku minum dan ia akan keluar lagi dari rongga mulutku.
Jika Nasi tahu kalau tubuh ini berlumuran dg dosa, pasti ia takkan rela ku makan dan ia keluar lagi agar aku memuntahkannya.
Jika Tanah kubur tahu kalau tubuh ini habis dg dosa, pasti ia takkan rela menerima jazadku hingga aku terjatuh dalam perut bumi yg panas.
Jika hamba Allah yg lain begitu jijik kepada diriku yg pendosa, bagaimana jika Malaikat dan bidadari syurga melihat diriku cacat dgn dosa??
Ya Allah.. Aku malu..
Aku malu sekali kepada makhluk Allah yang lain.. kepada burung2 berterbangan, padahal jika mereka mengepakkan sayapnya seperti cara itulah mereka berzikir kepada Allah. Kepada daun2 yg hijau, padahal jika mereka merunduk terkena air dan sinar matahari seperti cara itulah mereka bersujud kepada Allah.
Allahu Rabbi.. Ampuni kami.. Jangan meletakkan penyesalan kepada Kami..
Ya Allah begitu banyak dosa kami..
Jika air tahu kalau badan ini penuh dengan dosa, pasti ia takkan rela ku minum dan ia akan keluar lagi dari rongga mulutku.
Jika Nasi tahu kalau tubuh ini berlumuran dg dosa, pasti ia takkan rela ku makan dan ia keluar lagi agar aku memuntahkannya.
Jika Tanah kubur tahu kalau tubuh ini habis dg dosa, pasti ia takkan rela menerima jazadku hingga aku terjatuh dalam perut bumi yg panas.
Jika hamba Allah yg lain begitu jijik kepada diriku yg pendosa, bagaimana jika Malaikat dan bidadari syurga melihat diriku cacat dgn dosa??
Ya Allah.. Aku malu..
Aku malu sekali kepada makhluk Allah yang lain.. kepada burung2 berterbangan, padahal jika mereka mengepakkan sayapnya seperti cara itulah mereka berzikir kepada Allah. Kepada daun2 yg hijau, padahal jika mereka merunduk terkena air dan sinar matahari seperti cara itulah mereka bersujud kepada Allah.
Allahu Rabbi.. Ampuni kami.. Jangan meletakkan penyesalan kepada Kami..
Ya Allah begitu banyak dosa kami..
Samarinda, Pondok Istiqomah
07 April 2015
23.52 WITA
