Kamis, 29 September 2016

Malu aku menisbatkan diri kepada Salaf



Bismillaahirrahmaanirrahiim..



Malu aku menisbatkan diri kepada Salaf

Para salaf adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, para sahabat dan generasi setelahnya
Karena amalku tidak seperti para salaf
Bahkan amalku kalah dengan orang awam dalam masalah agama


Malu aku menisbatkan diri kepada Salaf

Ketika adzan berkumandang, aku malah santai dan terlambat shalat berjamaah
Padahal salaf ada yang 40 tahun selalu di shaf terdepan
Kudapati seorang bapak tua renta
yang kata "salaf" saja mungkin ia tidak tahu, tetapi selalu datang sebelum adzan

Ternyata akhlakku kasar, meremehkan dan sombong, hanya baru mengenal dakwah
aku sering berdebat, terkadang mencaci dan sering menyalahkan orang lain
padahal salaf sangat mengutamakan lembut dan hikmah dalam berdakwah
karena dakwah mereka dicela dan dicaci, tetapi aku mengaku berdakwah tetapi malah mencela dan mencaci
ternyata orang awam yang mungkin tidak kenal kata "salaf", akhlak mereka mulia dan disenangi orang manusia


Malu aku menisbatkan diri kepada Salaf

Ketika ada amanah dan pekerjaan, aku tidak profesional dan melalaikan
Kuliahku berantakan padahal amanah orang tua
Pekerjaanku dikantor sering tidak beres
Padahal para salaf sangat menunaikan amanah dan menjunjung tinggi amanah
Orang awam saja sangat amanah dalam pekerjaan
dan mereka membuat tangis-bahagia orang tua di saat wisuda

Ketika ada amanah berdakwah, seolah-olah aku lari dan enggan mengurus dakwah
Aku enggan capek mengurus dakwah
aku ingin koar-koar tentang ilmu saja, mengomentari berbagai berita dan kejadian
Supaya orang tahu aku ini "berilmu", padahal ilmu yang "prematur"
Padahal orang awam saja berlomba-lomba membangun dan mengurus masjid
Orang awam saja berlomba-lomba membantu urusan kaum muslimin


Sekarang aku malu dan akan berjanji
Tidak akan terlalu banyak mengkritisi, mengurusi dan mempertanyakan
"kamu bermanhaj salaf gak?" "si fulan itu salaf?"
Seharusnya mereka didoakan saja dan aku akan terus intropeksi diri
Karena amalku tidak sebagaimana para salaf


Semoga kaum muslimin mendapatkan hidayah terbaik dengan manhaj (metode beragama) sesuai dengan ajaran para Salaf
Aamiin yaa mujiibas saa-iliin
Perkenankanlah wahai Engkau Yang Mengabulkan doa


sumber : muslimafiyah.com


Samarinda, Pondok Istiqomah
29 September 2016

21.47 WITA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar